Konstruksi

Peran Kontraktor dalam Instalasi AC Alias si Penyejuk Ruangan

Cuaca di luar rumah yang cukup panas tetap anda rasakan meski sedang berada di dalam rumah? Mungkin pendingin ruangan atau AC anda sedang bermasalah. Bisa juga terjadi karena adanya kesalahan dalam instalasi penyejuk ruangan.

Atau malah sebaliknya, anda juga merasa terlalu dingin? Jika ya, mungkin sistem HVAC pemanas udara sedang mengalami masalah. Ada berbagai macam penyebabnya, seperti instalasi kurang benar, kerusakan pada sistem HVAC, atau karena sudah tidak dapat beroperasi ketika kapasitas penuh.

Nah, pada umumnya kita akan meminta bantuan pada tenaga ahli yang meliputi kontraktor listrik, mekanikal elektrik serta HVAC untuk mengatasi berbagai keluhan di atas atau dalam instalasi pendingin ruangan.

Tanpa adanya kontraktor AC, kita akan mengalami kesulitan karena tidak mempunyai pengetahuan yang mumpuni dalam hal tersebut. Proses pemasanganpun juga harus sesuai dengan prosedur pemasangan yang tepat untuk memastikan keamanannya.

Apa saja Peran Kontraktor HVAC?

Sistem HVAC atau yang biasa disebut dengan AHU (Air Handling Unit?) adalah suatu sistem tata udara. Ketika anda menginginkan untuk mencari sistem HVAC baru, tentunya anda telah memiliki bayangan tentang berbagai merk untuk anda pertimbangkan.

Tapi ternyata, untuk membuat awet atau tidaknya sistem bukanlah tergantung dari merk melainkan proses instalasi yang dilakukan oleh kontraktor kelistrikan. Meski nantinya yang dipasang bukanlah sistem HVAC dengan merk yang cukup terkenal, jika dipasang dengan cara yang tepat akan menghasilkan sistem HVAC yang bertahan lama.

Hal demikianlah yang nanti akan berdampak pada besarnya budget untuk perawatan AC anda. Kesalahan dalam memilih kontraktor juga akan berefek pada sistem yang akan mudah mengalami aus. Sehingga dibutuhkan lagi biaya untuk perbaikan maupun penggantian baru. Untuk itu jika anda ingin menyewa kontraktor AC, anda harus memperhatikan bagaimana keahlian dan pengalamannya.

Baca juga: Bingung Cari Keramik yang Pas Untuk Dinding Dapur? Berikut Bisa Menjadi Pilihan

Seorang kontraktor HVAC yang profesional biasanya telah mempunyai sertifikat uji kelayakan dalam penanganan sistem pendingin atau pemanas, perhitungan beban tegangan arus listrik, dapat melakukan proses instalasi sistem  serta mampu membuat sistem hemat energi.

Ruang lingkup keahlian kontraktor  yaitu:

1. Mampu melakukan Supply, Design, Installation serta Maintenance

2. Melakukan Supply HVACR secara standart dan melakukan perencanaan

3. Membuat produk evaporasi chiller air cooled atau sistem pendinginan dengan udara dan water cooler atau pendinginan dengan media air, melakukan manufacturing, finned coil serta shell tube heat exchanger

4. Chiller recondition yaitu merekondisi atau memperbaiki chiller yang tidak aktif dalam waktu yang cukup lama misalnya kompressor sehingga berfungsi seperti semula

5. Melakukan perbaikan chiller, AHU atau Air Handling Unit, Cooling Tower, Air Dryer, Mesin pendingin, Compressor semihermatik yang digunakan untuk chiller, mengganti coil AHU, coil chiller serta split duct dan lain sebagainya.

Dalam merangkai berbagai komponen sistem HVAC, kontraktor AC harus mempertimbangkan berbagai sistem rangkaian penting, beban pada instalasi, kode untuk instalasi, dan lain-lain. Hal tersebutlah yang nantinya harus kontraktor mekanikal elektrik jelaskan pada kliennya.

Instalasi listrik bukan hal yang cukup mudah dan biasa kita lakukan. Karena membutuhkan pengetahuan tentang sistem kelistrikan yang cukup rumit seperti menentukan besarnya kWh yang akan dipakai serta macam- macam kabel yang berbeda fungsi serta kelebihan dan kekurangan masing- masing kabel. Hal- hal tersebut haruslah diketahui oleh kontraktor kelistrikan yang profesional.

Nah, terakhir yang paling penting adalah anda juga harus membiasakan untuk menjaga dan merawat AC anda, dari pada menunggu pendingin ruangan anda bermasalah dan meminta pada tenaga ahli yaitu kontraktor AC!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *