Material

Mengenal Jenis-jenis Besi Konstruksi, Dari Siku Hingga Besi WF

Jenis-jenis Besi Konstruksi

Di dunia konstruksi dikenal berbagai jenis besi yang biasa dipakai, baik untuk rangka bangunan hingga pembuatan pagar. Setiap jenis punya karakter dan bentuk berbeda, sehingga mudah diidentifikasi sebelum digunakan. Lantas apa saja jenis besi yang sering digunakan hingga saat ini?

8 Jenis Besi Konstruksi, Besi WF Paling Berkualitas

Kenalkan delapan jenis besi konstruksi berikut dimana besi WF merupakan yang terbaik, pastikan Anda mengetahui semua jenisnya. Agar lebih gampang ketika akan menentukan besi mana yang cocok. untuk konstruksi yang akan diciptakan.

1. Besi Siku

Besi ini memiliki bentuk seperti huruf L dengan sudut 90 derajat, jenis ini kebanyakan dipakai untuk konstruksi bangunan rumah. Atau bangunan yang membutuhkan rangka berbentuk persegi, tapi tidak terlalu berat. Selain itu juga menjadi bahan utama pembuatan menara air karena kekuatan dan ketahanannya, konstruksi utama tangga bangunan dan rak besi.

2. Besi beton

Besi ini memiliki dua bentuk utama, ada yang diberi ulir dengan permukaan melintang dan adapula yang berbentuk bulat polos dengan tekstur licin. Besi ini sering dipakai untuk membuat konstruksi utama bangunan, karena kokoh jika dipadu dengan material konstruksi lainnya.

Dalam penggunaannya sering diistilahkan dengan konstruksi beton bertulang, yang artinya pada konstruksi tersebut terdapat besi beton sebagai penyangga utama.

3. Expanded Metal

Dalam bahasa Indonesianya sering disebut dengan nama logam bentang, dengan ukiran berbentuk belah ketupat. Bobotnya yang ringan membuat besi jenis ini sering dipakai untuk pembuatan pagar yang kokoh pada bangunan penting seperti penjara, hingga bagian pelindung pada mesin-mesin skala besar.

4. Besi H-Beam

Besi H-Beam

Merupakan besi berbentuk balok baja dengan nama lain hot rolled, bentuknya yang seperti huruf H seperti besi WF menjadikannya sangat unik. Namun soal penggunaan sangat veragam, mulai dari rangka gedung bertingkat dan konstruksi berbagai jenis jembatan. Karena kekuatannya yang maksimal besi ini jadi favorit kontraktor besar, apalagi ketika sudah menyatu dengan bangunan.

5. Besi Hollow

Besi ini identik dengan bentuk kotak memanjang, bahan utama pembuatannya adalah baja dan galvanis. Karena perpaduan itulah besi hollow lebih banyak digunakan untuk konstruksi ringan, seperti aksesoris pada bangunan, rangka kanopi, railing pada pintu besi, pembuatan pintu gerbang baja, dan pagar rumah yang kokoh.

6. Besi Wiremesh

Besi ini memiliki karakteristik berbentuk jaring berukuran besar, bisa juga anyaman kawat dengan motif persegi. Penggunaannya kebanyakan untuk pagar rumah, atau penguat utama pada pembuatan plat lantai bangunan bertingkat. Selain itu juga untuk memperkuat dak beton saluran irigasi dan sejenisnya.

7. Besi WF

Adalah jenis besi dengan kekuatan lebih baik ketimbang jenis besi yang lain, karena dibuat dari material khusus berstruktur ringan. Makanya banyak dipilih untuk berbagai jenis bangunan, mulai dari perumahan minimalis hingga bangunan skala besar seperti gedung bertingkat, jembatan layang.

8. CNP dan UNP

Bedanya terletak pada bentuk permukaan besi, CNP berbentuk huruf C sedangkan UNP seperti huruf U. Soal pemanfaatan juga berbeda jauh, dimana besi CNP hampir sama dengan besi WF yang sering dipakai untuk konstruksi besi bangunan pada bagian atap dan bagian utama lainnya.

Sedangkan UNP lebih banyak dipakai untuk penutup atap, penopang struktur rangka dinding.

Itulah delapan jenis besi yang sering dipakai di dunia konstruksi, dengan karakternya masing-masing mampu menyempurnakan rangka bangunan. Termasuk menjadi aksesoris, yang menambah nilai estetika sebuah bangunan secara keseluruhan. Anda bisa memilih jenis besi terbaik yang ada, untuk menghasilkan bangunan kokoh dan tahan lama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *