Dekorasi

Mana Yang Lebih Baik Digunakan, Partisi Atau Tembok?

Partisi Atau Tembok

Seiring berkembangnya zaman, kini rumah tidak hanya memiliki fungsi operasional sebagai tempat hunian saja. Rumah juga telah dimasukkan fungsi estetika dengan memoles penampilannya menggunakan gaya dan tema-tema tertentu. Para designer interior menciptakan karya-karya yang unik sesuai dengan permintaan. Terkadang mendapat proyek dengan tantangan rumah kecil agar terlihat lega, juga rumah besar agar tidak terlihat kosong. Untuk mengatasi permintaan rumah besar namun menghindari kesan kosong, para designer interior seringnya menggunakan partisi sebagai jalan keluar.

Apa Itu Partisi?

Partisi adalah sebuah sekat atau pembatas yang digunakan untuk membagi ruangan besar menjadi daerah yang lebih kecil lagi. Biasanya difungsikan untuk memberikan area privasi dalam suatu ruangan.

Apa Bedanya Partisi Dengan Tembok?

Secara garid besar tembok dan partisi memiliki fungsi yang sama, yaotu fungsi pembatas atau pembagi ruangan besar menjadi ruangan yang lebih kecil lagi. Namun berbeda dengan tembok, dari segi bobot partisi dinding memiliki massa yang lebih ringan dibanding tembok. Hal inilah yang kemudian menjadi kelebihan partisi, karena bobotnya yang lebih ringan partisi menjadi lebih fleksibel untuk dibongkar, pindah dan pasang kembali. Sementara tembok yang memiliki fungsi sebagai fondasi atau tumpuan memiliki sifat yang permanen. Sehingga akan sangat sulit untuk dibongkar pasang dan dipindah-pindah. Hal ini akan mengubah tatanan dan dekorasi ruangan. Sebab bila salah-salah maka rumah akan runtuh.

Mana yang Lebih Baik Digunakan, Partisi Atau Tembok?

Jika berbicara mana yang lebih baik digunakan maka jawabannya kembali kepada fungsi. Jika Anda hendak membangun sekat yang kokoh seperti pemisah antara ruang tamu dan ruang tidur secara permanen, bangunan utama pembentuk rumah maka jawaban yang tepat adalah tembok. Bayangkan saja jika bangunan depan rumah Anda bisa dipindah-pindah, tentu tidak baik dalam segi keamanan bukan? Tidak hanya keamanan dari maling tapi juga dari cuaca seperti hujan, panas dan angin.

Sementara jika Anda berbicara tentang membagi ruang tamu yang masih megah untuk diisi sebagiannya dengan ruang keluarga maka partisi dinding adalah jawabannya. Sebab selain difungsikan sebagai penyekat, penggunaan partisi juga lebih leluasa dalam segi estetika dekorasi ruangan Anda. Dengan beragam pilihan partisi seperti partisi dinding gypsum yang memiliki banyak corak, maka sekat yang Anda bangun tidak akan merusak dekorasi interior ruangan Anda. Justru malah menjadi pemanis ruangan.

Jenis-Jenis Partisi dan Tembok

Baik partisi dinding maupun tembok hadir dalam beragam jenis dari beragam bahan. Anda bisa memilih sesuai dengan kebutuhan rumah Anda. Berikut ini kami berikan ulasan tentang jenis-jenis partisi dan tembok.

1. Partisi Masif

Partisi masif dibuat dengan elemen berunsur solid sehingga tidak akan tembus pandang. Jenis partisi ini biasa digunakan untuk menciptakan kesan privasi pada sebuah ruangan. Material partisi masif biasanya terbuat dari bahan kayu. Untuk kesan yang lebih ringan maka bisa juga digunakan partisi dinding gypsum yang terbuat dari campuran kapur dan bubur kertas.

2. Partisi Transparan

Partisi transparan terbuat dari elemen yang tembus pandang seperti kaca. Sehingga aktivitas di sisi lain ruangan tetap bisa dilihat meski sudah disekat.

3. Partisi Semi Transparan

Partisi Semi Transparan

Partisi semi transparan mengadopsi konsep partisi solid dan transparan. Dimana fungsinya untuk menutup sebagian saja dari ruangan, sehingga masih bisa terlihat sebagiannya lagi.

4. Tembok Bata

Sebagian besar rumah di Indonesia menggunakan batu bata sebagai bahan bangunan. Dengan konsistensinya yang sangat padat dan rapat, tembok bata cukup kuat untuk menopang rangka bangunan serta lebih aman dari cuaca dan iklim. Pembuatannya yang tidak terlalu sulit serta materialnya yang dari tanah liat membuat batu bata mudah ditemukan dan dijual dengan harga yang relatif murah.

5. Tembok Batako

Selain batu-batu, sebagian lagi menggunakan tembok batako. Dibandingkan dengan batu bata, konsistensi batako cenderung lebih rendah sebab bagian tengahnya yang kosong. Material pembuat batako yang terdiri dari campuran semen, pasir, tras dan kapur membuat batako menjadi lebih mudah pecah. Tentu saja hal ini akan menambah biaya perawatan bangunan ke depannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *