Konstruksi

Inilah Jenis Baja yang Harus Kamu Ketahui

Inilah Jenis Baja

Baja merupakan salah satu material yang paling sering digunakan pada proyek konstruksi. Tidak hanya itu, baja juga berguna dalam segala segmen kehidupan. Perlatan rumah tangga, kerangka bangunan, transportasi, dan jembatan tidak lepas dari keterkaitan dengan baja. Sebelumnya, tahukah kamu apa itu baja? Baja adalah logam paduan yang unsur dasarnya ialah besi dan unsur utama paduannya ialah karbon. Selain karbon, material lain seperti kromium, silikon, mangan, alumunium, nitrogen, dan oksigen juga termasuk dalam perpaduan penyusun baja. Sementara itu, kekuatan tarik yang tinggi serta minimnya biaya produksi membuat baja lebih populer dibandingkan dengan aneka logam lainnya.

Baja sendiri dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis. Jenis pada baja ditentukan dari material paduannya, serta ada pula yang dibagi berdasarkan peruntukannya dalam sebuah proyek konstruksi.

Jenis Baja

Inilah Jenis Baja

Bila dikelompokkan sesuai dengan material penyusunnya, baja terbagi menjadi 2 yaitu, baja karbon dan baja paduan.

1. Baja Karbon

Baja karbon merupakan jenis baja yang hanya terdiri dari besi dan karbon saja, tanpa ada material lain sebagai pemadunya. Baja karbon terbagi menjadi 3 jenis tergantung dari banyaknya jumlah kandungan karbon yang ada.

a. Baja Karbon Rendah

Baja karbon rendah mengandung unsur karbon sekitar 0.05–0.3 persen. Sifat dari baja karbon rendah ialah mudah ditempa dan diolah. Baja jenis ini biasanya digunakan untuk membuat badan mobil, struktur bangunan, rantai, dan beberapa bahan bangunan.

b. Baja Karbon Menengah

Baja karbon menengah mengandung unsur karbon sebesar 0.3–0.4 persen. Sifat baja karbon menengah tentulah lebih kuat dari baja karbon rendah sehingga sulit untuk ditempa dan diolah. Baja karbon menengah, biasanya dipakai untuk as roda, batang penghubung, poros, obeng, dan engkol.

c. Baja Karbon Tinggi

Baja karbon tinggi mengandung unsur karbon sebanyak 0.6–1.5 persen. Baja jenis ini memiliki sifat yang lebih kaku dan keras sehingga sulit diolah kembali. Baja ini cocok untuk digunakan sebagai bahan baku pemutar sekrup, palu, gergaji, dan alat pertukangan lain.

2. Baja Paduan

Baja paduan merupakan jenis baja yang tidak hanya terbuat dari campuran besi dan karbon, tetapi juga tercampur dengan material lainnya. Penambahan unsur lain pada pembuatan baja bertujuan untuk meningkatkan sifat baja dan menciptakan baja dengan sifat-sifat khusus yang berbeda dari baja pada umumnya.
Menurut kadar karbonnya, baja paduan diklasifikasikan menjadi 3 jenis yaitu, baja paduan rendah (kandungan karbon kurang dari atau sama dengan 2.5 persen), baja paduan menengah (kandungan karbon 2.5–10 persen), dan baja paduan tinggi (kandungan karbon lebih dari atau sama dengan 10 persen)
Baja paduan juga terbagi menjadi 2 jenis menurut unsur-unsur paduannya sebagai berikut.

a. Baja Paduan Khusus

Baja jenis ini dibuat dengan mencampurkan unsur-unsur tertentu yang berjenis logam sehingga akan menghasilkan baja dengan sifat dan karakteristik yang diinginkan.

b. Baja High Speed

Baja ini biasanya digunakan untuk bahan utama pembuatan alat potong. Baja high speed membuat suatu peralatan dapat beroperasi dengan lebih cepat.

Jenis Baja Berdasarkan Peruntukan dalam Proyek Konstruksi

Inilah Jenis Baja

Berdasarkan kegunaannya dalam proyek konstruksi, baja diklasifikasi menjadi 2, yaitu

1. Baja Konstruksi

Baja ini mengandung karbon kurang dari 0.7 persen. Biasanya digunakan untuk konstruksi bahan bangunan.

2. Baja Perkakas

Baja perkakas mengandung karbon lebih dari 0.7 persen. Sifat baja ini semestinya tahan pakai, tajam, mudah diasah, dan tahan panas.

Itulah beberapa penjelasan tentang jenis baja yang paling sering kita temukan sehari-hari. Untuk mendapatkan baja terbaik dan berkualitas kunjungi javasteel.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *