Material

Jenis Floor Drain Terbaik dan Panduan Cara Memilihnya

Cara Memilih Jenis Floor Drain

Floor drain adalah salah satu perlengkapan sederhana dalam dunia konstruksi yang sebenarnya memiliki peran yang cukup signifikan. Tanpa alat inovatif seperti drain floor ini, proses pengeringan lantai yang tergenang air misalnya tentu akan memakan waktu yang lebih lama. Selain itu, teknologi sederhana yang diaplikasikan oleh pengering lantai juga pada satu kondisi memiliki implikasi safety dan lifetime usia lantainya sendiri.

Nah sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan pengering lantai atau floor drain itu? Lalu bagaimana pula teknis dan cara kerjanya? Kemudian apakah ada jenis yang berbeda dari produk ini? Berikut ulasan lengkapnya

Pengertian Floor Drain, Mekanisme Kerja dan Jenis-Jenisnya

Cara Memilih Jenis Floor Drain Terbaik

Secara sederhana drain floor memiliki makna sebagaimana harfiahnya yaitu alat pengering lantai. Namun harus dibedakan bahwa pengering yang dimaksud disini bukan seperti mesin pel, mesin vacuum penyapu lantai, atau yang sejenisnya. Namun drain dalam teknologi ini lebih sederhana yakni sebuah unit berongga yang dipasang pada lantai dengan ujungnya yang berlubang menuju saluran pembuangan.

Mekanisme kerja drain floor juga sangat simple. Komponen konstruksi ini dipasang pada salah satu corner lantai ruangan di mana air tergenang akan berkumpul karena posisinya lebih rendah. Kemudian air akan masuk melalu lubang-lubang yang diletakkan sebagai kanopi drain, untuk kemudian dialirkan melalui batang drain floor yang dilanjutkan ke saluran pembuangan.

Dengan kinerjanya yang sederhana ini, drain floor mampu membuat lantai yang tergenang untuk kering dalam waktu yang singkat. Nah dalam proses ini, drain floor juga terdiri dari beberapa jenis. Akan tetapi dari beberapa jenis yang digunakan tersebut setidaknya ada dua yang paling populer yakni; Drain Floor T-Model dan Drain floor U-Model. Berikut penjelasannya masing-masing.

1. Drain Floor T-Model

Dari sisi desain, drain floor T-model berbentuk persegi seperti pada umumnya. Sementara dari sisi mekanisme drain model T mengalirkan langsung air yang di atas ke saluran pembuangan sehingga potensi penumpukan pada penampang badan drain bisa diminimalisir. Keunggulan lain dari model drain jenis ini adalah kemampuannya yang memungkinkan aroma tak sedap dari penumpukan kotoran dalam saluran pembuangan tidak akan tercium dari atas lantai.

2. Drain Floor U-Model

Dibandingkan drain model T, drain floor U-Model sebenarnya lebih estetis dari sisi desain. Akan tetapi kelemahan terbesar dari jenis ini  adalah seringkali terjadi penyumbatan pada badan drain jika air yang dibuang terdapat sampah padat yang menyangkut pada saluran. Konsekuensi dari penyumbatan ini adalah akan ada kemungkinan terjadinya bau pada bagian atas lantas karena penumpukan kotoran sampah tersebut.

Akan tetapi drain U-model juga memiliki beberapa keunggulan dibandingkan drain T-model. Keunggulan yang paling signifikan dari jenis ini adalah mampu menjangkau akses saluran pembuangan yang mungkin jaraknya cukup jauh dari lantai di mana drain dipasang. Kondisi ini juga membuat instalasi menjadi lebih mudah jika ada jarak ketinggian antara lantai drain dan tempat pembuangan berbeda.

Sementara dari sisi harga floor drain, baik T-model mau pun U-model, tidak terlalu jauh terpaut. Kembali lagi sebelum menentukan akan memilih model apa yang diinginkan, pastikan terlebih dahulu kondisi floor tempat mengaplikasikannya.

Dalam pemakaian yang umum, floor drain banyak diaplikasikan untuk kebutuhan pada kamar mandi, lantai tempat mesin cuci, balkon dan juga dapur. Dalam beberapa kondisi, baik T-model mau pun U-model dapat diaplikasikan pada berbagai tempat yang sama, misalnya pada balkon yang tidak ada kekhawatiran penumpukan kotoran karena biasanya yang tertampung hanyalah air hujan saja.

 

Dapatkan harga floor drain terbaik hanya di temtera.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *